Tuesday, 6 September 2011

Lagi,

Masih tentang dia yang sendiri.
Dibisikkan rindu.
Dihujani iri.


Bertahan itu aku.
Kesepian itu temanku.


Bukan pasang mata yang memandang.
Bukan segenggam tangan yang memegang.
Bukan, ini bukan puisi cinta.
Melainkan coretan iba.


Raga masih  sanggup, walau hati meredup.
Menyerah?
Ha-ha. Untuk apa.
Sudah kubilang,
Bertahan itu aku.


Claudia Devina Aniendiani Widisasongko//2011